“Eh, gue heran deh sama si Tina. Gue perhatiin ada yang gak
beres sama matanya,” kali ini Mona membuka sesi rumpi dengan tema ‘anggota
baru’. Dan yang menjadi obyek pembicaraan adalah Tina, kunti pindahan dari TPU
Jeruk Bali.
Latest Post
Flash Fiction - Horor Komedi - Dewan Kehormatan
Diposting oleh
Nugraha C. Nova
|
Sabtu, 21 Juni 2014
Baca selengkapnya »
Flash Fiction - Horor Komedi - Bendera Kuning
Diposting oleh
Nugraha C. Nova
|
Baca selengkapnya »
“Muke gile, nyesel gue dini hari tadi jagoin Spanyol!” Pocil
menggerutu sambil menata ulang tali pocong yang terlepas dari kakinya, “Gue
harus protes nih sama si Kumal!”
Flash Fiction - Horor - Sudden Death
Diposting oleh
Nugraha C. Nova
|
Baca selengkapnya »
Sena masih tertegun memandang secarik kertas di hadapannya.
Ia terus mengingat kata-kata yang tertulis di sana. Tak panjang, tapi terasa
sangat menyakitkan. Ya, remaja yang satu ini memang sedikit sensitif terhadap
kritikan pedas. Mungkin apa yang telah dihasilkannya belum termasuk kategori
‘pantas’, namun ia merasa kerja kerasnya tak dihargai.
Flash Fiction - Horor - Rumah Kematian
Diposting oleh
Nugraha C. Nova
|
Baca selengkapnya »
Renda mematikan mesin motor dan memarkirkannya di teras rumah Sena. Sena yang telah turun terlebih dahulu, membuka pintu rumah berwarna abu-abu itu. Begitu pintu telah terbuka, Sena masuk dengan perlahan dan mengamati keadaan sekitarnya. Renda membuntuti di belakang, sedikit heran dengan tingkah Sena. Ia memasuki rumahnya sendiri namun terlihat begitu waspada.
Renda mematikan mesin motor dan memarkirkannya di teras rumah Sena. Sena yang telah turun terlebih dahulu, membuka pintu rumah berwarna abu-abu itu. Begitu pintu telah terbuka, Sena masuk dengan perlahan dan mengamati keadaan sekitarnya. Renda membuntuti di belakang, sedikit heran dengan tingkah Sena. Ia memasuki rumahnya sendiri namun terlihat begitu waspada.
Welcome back!
Diposting oleh
Nugraha C. Nova
|
Rabu, 05 Maret 2014
Baca selengkapnya »
Setelah bertahun - tahun blog ini terbengkalai, akhirnya saya putuskan untuk mencoba membangun kembali puing - puing blog ini yang sudah porak poranda termakan waktu.

